Belt Buckle Kebaya Encim

Author: Kedai Barang Antik / Labels:


Sabuk Gesper Sarung Encim...

Di kalangan istri pembesar (Luitenant der Chineezen), kelengkapan aksesoris yang menyertai sarung kebaya yang digunakan berbeda dari rakyat biasa sebagai manifestasi dari nilai-nilai budaya yang berlaku pada zaman itu.

Aksesoris China Peranakan masa lalu ini memperkuat kesan oriental dan terlihat glamour. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa koleksi ini memang ditujukan untuk masyarakat kalangan menengah ke atas yang tampaknya sudah ada pada tahun 1920-an.

Kerumitan membuat sebuah ikat pinggang China Peranakan yang mempunyai ukuran P.90 cm dengan kesempurnaan pengerjaan yang dipesan secara khusus sebagai gaya hidup yang serba mewah karena dianggap bisa dijadikan sebagai simbol status dan keagungan.

Koleksi ini merupakan jejak sejarah yang merekam bentuk eksotisme nilai paduan gaya tradisional Tionghoa di bumi Nusantara pada masa kolonialisme. Menggambarkan situasi masa lalu yang sangat mewah dengan idiom budaya Tiongkok yang menarik diamati, tetapi juga semangat zaman yang dipancarkan oleh koleksi kotak perhiasan China Peranakan tersebut. Mau ? SOLD OUT

Pot Keramik Oriental

Author: Kedai Barang Antik / Labels:


Nuansa China Tanpa Merah...

Bagi anda kalangan pecinta koleksi peninggalan China Peranakan, atau mereka yang mampu mengapresiasi keindahan pernik Tionghoa tempo doeloe. Dengan penempatan yang pas, pot keramik antik ini bisa tampil prima di tengah ruangan anda dan juga berfungsi sebagai pelengkap interior ruangan yang bersifat dekoratif.

Pengaruh Tionghoa dapat juga terlihat pada penggunaan motif dan ragam aplikasi warnanya. Kita bukan hanya menikmati aspek arkeologisnya, namun juga menciptakan sinergi unik untuk menarik perhatian.

Melalui koleksi yang mempunyai ukuran T.25 cm x Diameter 33 cm ini kita seolah diajak berkelana ke masa silam, menguak kehidupan masyarakat Tionghoa Peranakan masa lampau. Eksotis !

Iklan Kaleng Obat Batuk

Author: Kedai Barang Antik / Labels:


Iklan Komersial Masa Lalu....

Boleh jadi mata saya tidak beres, dari logo tampak terlihat Pagoda, tapi si pemilik merek menyebutnya " Cap Dua Menara" Itulah bahasa, mengenal rasa dan selera zaman. Merek yang nyeleneh, dan nyatanya menancapkan brand awareness yang cukup kuat.

Soal rasa saya tidak tahu, karena saya bukan peminum obat batuk merek ini. Yang saya agak tahu, di tangan konsumen setianya yang diakrabi para keluarga di Indonesia, obat batuk Peppermint ini dipercaya dapat menyembuhkan Batuk Pilek, Batuk Angin dan Sesak Napas.

Keunikan lain: dari kemasan sudah terasa aroma oriental, sungguh bukti keragaman Indonesia. Seakan ingin memberi tahu bahwa produk ini berasal dari China yang notabene terkenal akan obat-obatannya. " Ini Obat Tjoema Di Bikin Pada " : TOKO OBAT PO AN JOK FONG - DJAKARTA.

Biasanya produk China-lah yang sering memakai nama pada kemasan produknya sebagai jaminan personal dari si pemilik bahwa produknya itu memang berkualitas.

Secara visual ilustrasi iklan bergaya vintage cukup sukses sebagai daya pikat. Menurut gambar kemasan, juga cocok untuk wanita dewasa. Gambar ilustrasi itu mengingatkan saya pada film-film Bing Slamet atau (yang lebih tua lagi) P. Ramlee

Iklan kaleng ini mempunyai ukuran P.38 cm x L.28 cm ini masih menggunakan ejaan lama, tipografi aturan pakainya juga sangat jelas dan informatif beredar di pasaran sekitar tahun 1950 an. Sudah jarang khan melihat iklan kaleng obat batuk "Cap Dua Menara" merek lama yang semacam ini ??

Celadon Qianlong

Author: Kedai Barang Antik / Labels:


Keramik Tua, Kian Bernilai...

Budaya Tionghoa Peranakan adalah produk asimilasi, akulturasi dan proses hibrida panjang selama berabad-abad antara budaya pendatang Tionghoa dari Tiongkok, penduduk setempat dan Belanda yang saat itu berkuasa di Nusantara.

Celadon yaitu keramik yang berwarna hijau pucat yang memiliki nilai seni tinggi. Cantik dan berkarakter atas dasar inilah pernik oriental ini menjadi barang yang paling diminati kolektor.

Salah satu tema yang masih up to date dan senang dipakai oleh banyak orang karena gaya tersebut yang tak lekang oleh waktu adalah gaya oriental. Tidak saja interior rumah tinggal, office, dan bahkan commercials space seperti hotel, restoran, kafe, dan sebagainya.

Gaya oriental juga penuh dengan makna dan simbolisasi. Ini membuatnya semakin menarik. Koleksi keramik Celadon Qianlong berukuran T.7 cm x L.5,5 cm ini mempunyai nilai seni dan artistik ini banyak menghiasi museum-musem dan kolektor pribadi di mancanegara. Tertarik ?

Gelang Perak Encim

Author: Kedai Barang Antik / Labels:


Gelang Perak Encim Tak Lekang Oleh Zaman...

Gaya oriental juga penuh dengan makna dan simbolisasi. Ini membuatnya semakin menarik. Ornamen pesisir memiliki motif yang khas, biasanya corak flora atau fauna (bunga, daun-daunan, atau burung) ini terpancar anggun oleh keindahan dan orisinalitas. Kelangkaannya yang bikin bernilai.

Jika dicermati, gelang perak ini adalah aksesoris perhiasan yang menyertai pakaian kebaya encim. Ternyata sentuhan motif kuno juga bisa menghadirkan citra mewah tersendiri. Jika anda merasa masa lalu sebagai bagian dari sejarah tren yang masih pantas dilirik, silahkan mencoba gelang perak klasik yang tetap menggoda selera ini. Mau ??

Domino Kayu Oriental

Author: Kedai Barang Antik / Labels:


Perjalanan Panjang Domino Kuno...

Kapan dan siapa penemu kartu Domino atau di daerah Jawa kita akrab dengan istilah Gaplek tidak diketahui secara pasti. Diduga embrionya berasal dari daratan China atau India sekitar tahun 800.

Mainan kuno ini masih tampak bersih meski sebagian warnanya mulai memudar. Tak kalah menarik dengan warna barang modern. Padahal zaman dahulu belum ada teknologi pewarnaan secanggih sekarang. Warna barang antik ada yang dimunculkan dari warna bahan dasarnya.

Namun jika merunut sejarahnya, koleksi ini muncul saat nusantara sedang dalam masa penjajahan kolonial Belanda. Pesonanya ternyata tetap menggoda dan memberi gairah baru pada suasana tempo doeloe. Ditambah usianya yang tergolong antik, membuat domino kayu (sayangnya, cuma ada 12 balok) ini bisa jadi salah satu "buruan" koleksi. Tertarik ?

Gramaphone Cabinet

Author: Kedai Barang Antik / Labels:


Alunan Masa Lalu dari Kotak Tua...

Zaman digital menawarkan segala kemudahan. Tapi toh masih ada selapis orang yang lebih suka bersusah payah dengan segala kerepotan untuk mendengar alunan musik dari corong gramofon tua. Apalagi barang atau benda tersebut memiliki nilai historis tinggi, kenangan dan nilai tersebutlah yang memberi inspirasi bagi para kolektor.

Daerah-daerah yang pernah makmur pada jaman kolonial Belanda dan kota-kota lain yang pernah jadi lokasi perkebunan, pabrik, dan permukiman Belanda banyak didapatkan Gramaphone walau semuanya sering tidak lengkap atau rusak.

Dalam kurun waktu 1905-1915, orkestra dan fotografi meramaikan ekstravagansa masyarakat Indies. Ada hal menarik dan bernilai dari sebuah lemari kabinet kayu pemutar lagu ini, rasanya seperti terlempar ke masa silam zaman kolonial...Terdiam membayangkan para Meneer Belanda menikmati lagu Arm Den Haag yang didendangkan Wieteke van Dort, biduanita asal Belanda.

Dulu, pada zaman Belanda, hanya tuan dan nyonya Belanda serta selapis tipis kaum ningrat pribumi yang sanggup memiliki barang mewah setaraf gramofon sebagai simbol kekuasaan, status sosial, dan kebesaran penguasa saat itu. Kadang kala mereka menyewakan gramofon kepada warga yang sedang punya hajat pesta dengan ongkos tinggi.

Menerapkan ornamen dekoratif khas gaya klasik kolonial seperti terlihat pada profil Gramaphone Cabinet ini bercorak floral langgam kolonial tempo doeloe ini cenderung bergaya Indische Empire Stijl namun kaya akan unsur dekoratif.

Gramofon peninggalan ndoro Belanda dari tahun 1900-an ini mempunyai ukuran P.54 cm x L.48 cm x T.96 cm sebagai manifestasi dari nilai-nilai budaya yang berlaku pada zaman itu ditampilkan lewat kualitas bahan dan detail tekstur pengerjaannya. Tak sekedar pajangan, koleksi ini menyimpan banyak cerita tentang budaya dan bagian dari kronologi perkembangan musik pada masa kolonial di Indonesia. Tertarik ??