Tegel Warna Art Nouveau

Author: Kedai Barang Antik / Labels:


Tegel Ubin Klasik : Dari Bekas Jadi Berkelas...

Ubin antik eks bongkaran salah satu bangunan hotel kolonial yang memilih materialnya dengan selektif dan berkelas. Bahkan sampai detail dengan bentuk-bentuk geometris yang dapat disusun membentuk aksen dekoratif. 

Sayang berburu tegel semacam itu, bukanlah perkara mudah. Tak banyak yang tersisa dari ubin kuno ini. Stock tersedia untuk ukuran ruangan 4 x 5 (20 meter persegi) atau sekitar 500 pcs tegel.

Ornamen dan motif di permukaan tegel, tak hanya dianggap klasik namun sekaligus memiliki citarasa seni. Gradasi warnanya berbeda dengan warna mengkilap pada ubin keramik modern. Selain itu, struktur tegel pun lebih kuat dan tak mudah pecah. Mau ?? SOLD OUT 

Van der Pol Bosscha

Author: Kedai Barang Antik / Labels:


Gaya Desain Kolonial Menarik Di Ruang Tamu...

Para Meneer Belanda memang punya perhatian pada iklim tropis dengan pemilihan perabot, dapat disimpulkan bahwa koleksi ini memang ditujukan untuk masyarakat kalangan menengah ke atas pada tahun 1910-an.

Koleksi perabotan rumah tangga golongan menengah di beberapa kota besar yang pada waktu itu jumlahnya sangat terbatas. Tentu barang lama yang secara kualitas jelas tidak diproduksi sembarangan. Hingga kini, perabotan kuno semacam ini semakin menyusut drastis.

Kursi dan meja antik ini memiliki gaya desain Batavia pada abad ke 18 dimana gaya desain Batavia ini merupakan original dari Eropa, jadi bisa disebut sebagai gaya desain kolonial yang masuk ke Indonesia.

Struktur kayu kursi dan meja yang berukuran besar, disesuaikan dengan iklim dan tinggi bangunan di Hindia Belanda pada waktu itu. Konon, perabotan semacam ini menjadi penanda kelas sosial pada masyarakat kolonial yang dibeda-bedakan berdasarkan ras dan status sosial.

Kursi baca bergaya Van der Pol Bosscha yang mempunyai ukuran 63 cm x 57 cm dan T.48 cm/110 cm, sedangkan meja berukuran T.58 cm x 75 cm2 (granit 64 cm2) ini tertidur hampir 100 tahun.

Salah satu yang paling jadi primadona kolektor, bernilai sejarah dan terbatas jumlahnya. Tertarik memilikinya ?  SOLD OUT

Tegel Antik Landhuis

Author: Kedai Barang Antik / Labels:


Nostalgia Dengan Tegel Kuno...

Kesan antik diperkuat dengan penggunaan ubin motif kuno yang membingkai area interior rumah hunian anda. Lihat saja ubin atau tegel kuno (klasik) ini. Kekhasan tegel yang memiliki permainan warna dan motif tersebut kini semakin banyak dicari orang saat ingin membangun ataupun merenovasi rumah.

Namun, banyak orang meyakini bahwa mengaplikasikan tegel dengan motif kuno seperti bunga, daun dan batik ini bisa menghadirkan kesan mewah tersendiri dalam hunian mereka.

Tegel motif sulur bergaya Art Nouveau ini merupakan barang yang sulit didapat, lebih unggul kualitas bahkan belum ada produk repro yang sejenis dibuat.

Sayang berburu tegel semacam itu, bukanlah perkara mudah. Tak banyak yang tersisa dari ubin kuno ini.
Stock tersedia untuk ukuran ruangan 6 x 5 (30 meter persegi) atau sekitar 750 pcs tegel.

Nostalgia seperti ini yang kini menyedot perhatian banyak orang sehingga mereka ingin membelinya bahkan ada yang memburutegel kuno bekas yang berasal dari bongkaran rumah-rumah kuno.

Material tegel orisinil lawasan lebih sejuk saat diinjak dan memberi kesan antik pada bangunan. Bahkan tegel antik buatan tahun 1910-an ini masih kokoh, memiliki pori-pori sehingga tak mudah pecah saat terkena panas. Seru bukan?

Reklame Wenter Tjap Kalkun

Author: Kedai Barang Antik / Labels:



Wenter Pewarna Melintasi Pergantian Rezim.....


Satwa sering menjadi sumber merek-merek lama untuk produk yang menyasar rakyat kebanyakan. Mungkin karena dunia perlambang dan idola dulu masih terbatas. Pada beberapa jenis produk berupa sachet kertas, nama beberapa jenis satwa termasuk favorit.

Jenis pewarna untuk pakaian ini sudah lama ada, bahkan sempat populer di kalangan kampus dan anak muda pada akhir tahun 1960 hingga 1970-an. Banyak pula warung pojok yang menyediakannya.

Wantek atau Wenter adalah zat pewarna untuk pakaian. Zat pewarna ini biasa digunakan untuk mewarnai pakaian untuk membuat tampilan baju, celana, atau kaus terlihat berbeda.

Jika dicermati ini merupakan desain wenter model lama. Ilustrasi merek gambar KALKUN menunjukkkan bahwa produk ini memang ditujukan untuk kalangan bawah (yang mempunyai target market rakyat menengah biasa).

Penggunaan tipografi sangat baik, memiliki kerterbacaan yang jelas dan bergaya vintage cukup sukses sebagai daya pikat. Iklan eksotik ini yang mempunyai ukuran sangat jumbo P.216 cm x L.80 cm tapi karena lama terjemur di dekat jendela si pemilik toko, maka jadi tergradasi. :)  SOLD OUT

1 Syawal 1435 H

Author: Kedai Barang Antik / Labels:



Rangkai erat tali silaturahmi di hari yang fitri....

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1435 H
Mohon Maaf Lahir & Batin

Dutch East Indies Cabinet Corner

Author: Kedai Barang Antik / Labels:

Dengan beberapa pengaturan sudut yang tepat, Anda akan mendapatkan sebuah penempatan pajangan yang dapat dinikmati oleh setiap mata yang memandang.

Berorientasi pada prinsip gaya perabotan kolonial yang sekaligus mengekspresikan kemapanan pemilik.

Desainer furnitur Victoria mengambil desain mereka dari mode sebelumnya, terutama gaya Gothic dan gaya Rococo

Perabotan antik yang bernuansa zaman kolonial Belanda. Menonjolkan sisi yang mengombinasikan keelokan dan efisiensi.

Masih berfungsi sebagaimana mestinya, menciptakan kedalaman karakter.

Pola geometris atau bunga ornamen sebuah sintesis dari budaya Eropa. Simply awesome!

Dalam perjalanan waktu gaya perabotan seperti ini perlahan mulai jarang ditemui.


Sejarah Membalut Romantisme....

Perabotan lama selalu mengundang perhatian karena bentuknya yang unik. Namun jika merunut sejarahnya, koleksi ini muncul saat nusantara sedang dalam masa penjajahan kolonial Belanda.

Dilihat dari fungsinya, semua lemari pajang pada dasarnya adalah sama, yaitu sebagai media untuk menyimpan dan memajang barang-barang yang mempunyai kepantasan nilai untuk dipertunjukkan.

Lemari sudut era Dutch East Indies memperkuat gaya sebuah interior, membentuk ciri khas, serta menciptakan sense of space ketika ada tamu yang memasuki rumah.

Para Meneer Belanda memang punya perhatian pada iklim tropis, lemari sudut klasik yang mempunyai ukuran P.80 cm x L.50 cm x T.225 cm ini masih tetap menjadi alternatif desain yang tak lekang oleh waktu.

Bagi sebagian orang, masa lalu menarik untuk dikenang dan ditampilkan kembali. Berminat memilikinya ?? SOLD OUT

Thonet Bentwood Rocking Chair

Author: Kedai Barang Antik / Labels:

Michael Thonet (2 Juli 1796 – 3 Maret 1871) membuat furniture kursi yang memiliki terobosan atau inovasi baru di dunia furniture kala itu. 

Ia mulai menemukan komposisi lem yang kuat untuk konstruksi join antar komponennya dan yang paling mengagumkan saat itu.

Kursi yang sederhana, elegant, lebih ringan, nyaman, dan tahan lama.

Bentuknya yang elegan, telah membawa pengaruh dan kesan khusus bagi para pemakai kursi-kursi tersebut. 

Dalam perjalanan waktu gaya perabotan seperti ini perlahan mulai jarang ditemui.

Gayanya yang rumit, namun terkadang menyimpan makna tinggi bagi setiap orang yang melihatnya.

Bentuk desain kursi ini cukup rumit, dengan susunan geometris dan asimetris. 

Membentuk lengkung dari material kayu eiken dengan menggunakan uap panas, disebut dengan teknik "Bentwood".


Timeless Design Dari Michael Thonet ...

Sekian lama dijajah oleh Belanda, meninggalkan jejak yang tak pernah hilang, sampai sekarang. Salah satunya pada desain perabotan interior dan arsitektur. Gaya kolonial, demikian kita sering menyebutnya. Gaya kolonial kental dengan pengaruh Eropa, tak heran kalau seringkali terlihat mirip dengan gaya klasik.

Michael Thonet (2 Juli 1796 – 3 Maret 1871) membuat furniture kursi yang memiliki terobosan atau inovasi baru di dunia furniture kala itu.  Ia mulai menemukan komposisi lem yang kuat untuk konstruksi join antar komponennya dan yang paling mengagumkan saat itu.

Ia sudah bisa membentuk lengkung dari material kayu dengan menggunakan uap panas. Inovasi tersebut menghasilkan desain kursi yang belum pernah ada sebelumnya. Kursi yang sederhana, elegant, lebih ringan, nyaman, dan tahan lama.

Desain kursi goyang buatan Michael Thonet tersebut memang istimewa dan menjadi desain yang mendunia hingga saat ini. Kelebihan lain dari desain kursi tersebut adalah bisa masuk dalam segala style desain interior.

Seperti kebanyakkan kursi goyang masa itu yang digunakan di Belanda dan Perancis pada abad ke-17 hingga abad ke-18 yang terbuat dari kayu Eiken dan biasanya bersandarkan dan dudukan anyaman rotan.

Kayu Eiken sulit ditemukan dan harganya sangat mahal dan diolah dengan cara pemanasan dan pembentukan, disebut dengan teknik "bentwood" bentuknya yang elegan, telah membawa pengaruh dan kesan khusus bagi para pemakai kursi-kursi tersebut.

Kayu Eiken yang bisa memberikan nilai estetika tinggi. Jika anda cermati kursi goyang melengkung dan teknik sambungan knock down material berharga dan eksotik sehingga mebel ini sangat mahal dan hanya dimiliki orang kaya. Tertarik memilikinya ? SOLD OUT

Meja Tamu Art Nouveau

Author: Kedai Barang Antik / Labels:

Jika dilihat secara keseluruhan, gaya desain Art Nouveau sangat jauh dari kesan simple. Semuanya serba besar, detail, ribet dan mahal. 

Tapi kenyataannya, hingga kini gaya Art Nouveau tetap memiliki nilai yang lebih sekaligus nilai historis yang tak mungkin dimiliki oleh gaya lain.

Gaya Semarangan atau Art Nouveau kental dengan pengaruh Eropa, tak heran kalau seringkali terlihat mirip dengan gaya klasik.

Gayanya yang rumit, namun terkadang menyimpan makna tinggi bagi setiap orang yang melihatnya.

Walaupun konvensional demikian kecermatan dan ketelitian tampak dengan standar keahlian tinggi.

Art Nouveau menggoreskan garis dan pola rancangan berbagai perabotan dalam kebutuhan sehari-hari.


Garis Waktu Perabotan Semarangan...

Koleksi meja tamu Art Nouveau ini sebagai salah satu karya seni yang tak akan lekang oleh waktu. Sebagai perabotan rumah tangga yang menjadi saksi perubahan dan perkembangan sebuah peradaban, budaya, dan lingkungan.

Koleksi meja tamu bergaya Semarangan yang berukuran P.70 cm x L.70 cm x T.75 cm ini sangat mempengaruhi suasana rumah juga memiliki kekhasan sendiri sekaligus memperlihatkan estetika.

Zaman boleh berganti, namun perabotan tua masih dibutuhkan dan digemari orang hingga abad ini. Perpaduan yang serasi antara nostalgia akan era yang telah lama berlalu benar-benar bisa membuat anda merasa seolah berada di zaman kolonial. Mau ??

Kaca Patri Art Nouveau

Author: Kedai Barang Antik / Labels:

Sinar yang menembus 'menari-nari' didalam kaca, terpantul indah tekstur dan warna-warni yang dihasilkan sangat luar biasa. 
Sinar matahari yang masuk menembus kaca patri lebih mengentalkan keindahan seni. 
Identifikasi visual berupa bentuk-bentuk organis, garis tumbuhan, dan garis liuk yang feminim. Detail ornamen dan warna menunjukan pekerjaan seni yang memerlukan kemampuan tinggi.
Keluwesan pola lengkung asimetris, terkadang menyimpan makna tinggi bagi setiap orang yang melihatnya. 
Mencoba mengangkat kembali unsur-unsur antik dari masa silam dan memancarkan keindahan abadi.
Dengan penempatan yang pas, motif dan desain yang klasik menimbulkan suasana nyaman dan romantik. Tersedia stock 3 pcs.


Menerawang Masa Lalu Melalui Stained Glass...

Arsitektur Indies sebagai manifestasi dari nilai-nilai budaya yang berlaku pada zaman itu ditampilkan lewat kualitas bahan dan detail tekstur pengerjaannya.

Kaca patri bergaya Art Nouveau mempunyai ukuran P.93 cm x L.83 cm ini sungguh mempesona.

Selama masa penjajahan Belanda yang ratusan tahun, teknik membangun Belanda juga dibawa ke Indonesia memberikan warna untuk arsitektur vernakular dan tradisional ke arah arsitektur modern yang berkembang di Eropa.

Kaca patri besar dan megah terbiaskan cahaya matahari berpendar melewati jendela kaca patri dari arah belakang dan sangat memesona.

Paduan cahaya, relief dan ukurannya yang besar mau tak mau memancarkan aristocratic dalam ornamen Art Nouveau.

Status seseorang ditunjukkan melalui kualitas arsitektural yang dipakai. Luar biasa rasanya, jika kita memiliki sebuah koleksi yang tidak berubah selama 90 tahun lebih. Berminat memilikinya ??