Sebuah lemari cabinet Van de Pol merupakan original peninggalan kolonial pada era Dutch East Indies, sebagai simbol kekuasaan, status sosial, dan kebesaran penguasa saat itu. Salah satu yang paling jadi primadona kolektor, bernilai sejarah dan terbatas jumlahnya.
Jika anda mencintai perabotan peninggalan Dutch East Indies dan ingin sesuatu yang unik, melalui koleksi ini kita seolah diajak berkelana ke masa silam. Awesome !!!
Jika dilihat secara keseluruhan, konstruksi lemari bergaya Dutch Colonial ini sangat jauh dari kesan simple. Menggunakan material papan bidang kayu jati lembaran serba besar dan kualitas baik pada masanya.
Lemari Van de Pol koleksi klub Societeit ini memperkuat gaya sebuah interior, membentuk ciri khas, serta menciptakan sense of space ketika ada tamu yang memasuki rumah.
Selain jenis kayu, menarik juga untuk dicermati bagaimana ornamen pintu lemari ini dibuat dengan rapi. Ada pahat yang dibuat dengan metoda korek; membuat permukaan kayu jadi cekung.
Handle kayu bernuansa masa lampau tampak masih kokoh dan mantap, sehingga penampilannya lebih kontemporer.
Bagian dalam lemari, bisa digunakan untuk menyimpan barang-barang atau buku kesayangan anda.
Struktur panel pintu kayu jati bidang lebar satu lembar papan, lebih kuat dan tak mudah pecah.
Bentuk kaki penopang meja berciri khas klasik dengan tiang meruncing berbentuk ulir spiral. Inilah karakteristik desain Van der Pol dalam kehidupan sosial masyarakat pada masa itu.
Lemari Van de Pol ini mempunyai struktur permukaan datar dan dasar yang terdiri dari 4 kaki bergaya Indisch ulir spiral sebagai penopangnya.
Jejak-jejak perabotan masa kolonial karakteristiknya yang kuat sebagai langgam yang mudah dikenal.
Gaya desain pada tarikan pintu lemari merupakan simbol kemewahan pada jaman dahulu.
Tampak beberapa bagian yang kusam karena termakan usia, tetapi kecantikannya tak pernah pudar. Hampir mustahil untuk menemukan dalam kondisi berfungsi baik dan utuh seperti ini.
C.Schlieper - Remscheid tergolong kunci yang memiliki reputasi baik dan sulit dicari.
Kunci lemari terbuat dari bahan kuningan dengan ornamen yang memukau dan masih berfungsi baik.
Perjalanan Panjang Lemari Bergaya Van de Pol...
Sebagai bagian dari sejarah, perabotan lama termasuk mebel dan tatanan interior di dalamnya,
selama ini termasuk hal yang hanya menjadi minat segelintir orang.
Tiap perubahan jaman, desain dari furniture buatan Van de Pol dapat berubah dan memiliki fungsi yang berbeda-beda. Lemari cabinet bergaya Van der Pol ini mempunyai ukuran P.74 cm x L.58,5 cm x T.148 cm.
Disaat bangsa Eropa mulai membaur dengan masyarakat Hindia Belanda, kebudayaan Indies mulai tampak dengan adanya bentuk perabot yang mirip dengan gaya desain negara asal mereka.
Gaya desain tersebut tercipta dan lahir dari kerinduan para penguasa terhadap kampung halamannya. Desain yang dihasilkan tidak 100% sama seperti aslinya karena disesuaikan dengan iklim, tersedianya material dan penyesuaian dengan lingkungan alam sekitar di Hindia Belanda.
Sudah sepantasnya kita harus menjaga dan melestarikan elemen-elemen dari masa lalu. Jika tidak ada kepedulian tidak mustahil perabotan kuno peninggalan Hindia Belanda kelak hanya akan jadi sekedar cerita orang tua kepada anak cucunya. SOLD OUT
Jika anda mencintai perabotan peninggalan Dutch East Indies dan ingin sesuatu yang unik, melalui koleksi ini kita seolah diajak berkelana ke masa silam. Awesome !!!
Jika dilihat secara keseluruhan, konstruksi lemari bergaya Dutch Colonial ini sangat jauh dari kesan simple. Menggunakan material papan bidang kayu jati lembaran serba besar dan kualitas baik pada masanya.
Lemari Van de Pol koleksi klub Societeit ini memperkuat gaya sebuah interior, membentuk ciri khas, serta menciptakan sense of space ketika ada tamu yang memasuki rumah.
Selain jenis kayu, menarik juga untuk dicermati bagaimana ornamen pintu lemari ini dibuat dengan rapi. Ada pahat yang dibuat dengan metoda korek; membuat permukaan kayu jadi cekung.
Handle kayu bernuansa masa lampau tampak masih kokoh dan mantap, sehingga penampilannya lebih kontemporer.
Bagian dalam lemari, bisa digunakan untuk menyimpan barang-barang atau buku kesayangan anda.
Struktur panel pintu kayu jati bidang lebar satu lembar papan, lebih kuat dan tak mudah pecah.
Bentuk kaki penopang meja berciri khas klasik dengan tiang meruncing berbentuk ulir spiral. Inilah karakteristik desain Van der Pol dalam kehidupan sosial masyarakat pada masa itu.
Lemari Van de Pol ini mempunyai struktur permukaan datar dan dasar yang terdiri dari 4 kaki bergaya Indisch ulir spiral sebagai penopangnya.
Jejak-jejak perabotan masa kolonial karakteristiknya yang kuat sebagai langgam yang mudah dikenal.
Gaya desain pada tarikan pintu lemari merupakan simbol kemewahan pada jaman dahulu.
Tampak beberapa bagian yang kusam karena termakan usia, tetapi kecantikannya tak pernah pudar. Hampir mustahil untuk menemukan dalam kondisi berfungsi baik dan utuh seperti ini.
C.Schlieper - Remscheid tergolong kunci yang memiliki reputasi baik dan sulit dicari.
Kunci lemari terbuat dari bahan kuningan dengan ornamen yang memukau dan masih berfungsi baik.
Perjalanan Panjang Lemari Bergaya Van de Pol...
Sebagai bagian dari sejarah, perabotan lama termasuk mebel dan tatanan interior di dalamnya,
selama ini termasuk hal yang hanya menjadi minat segelintir orang.
Tiap perubahan jaman, desain dari furniture buatan Van de Pol dapat berubah dan memiliki fungsi yang berbeda-beda. Lemari cabinet bergaya Van der Pol ini mempunyai ukuran P.74 cm x L.58,5 cm x T.148 cm.
Disaat bangsa Eropa mulai membaur dengan masyarakat Hindia Belanda, kebudayaan Indies mulai tampak dengan adanya bentuk perabot yang mirip dengan gaya desain negara asal mereka.
Gaya desain tersebut tercipta dan lahir dari kerinduan para penguasa terhadap kampung halamannya. Desain yang dihasilkan tidak 100% sama seperti aslinya karena disesuaikan dengan iklim, tersedianya material dan penyesuaian dengan lingkungan alam sekitar di Hindia Belanda.
Sudah sepantasnya kita harus menjaga dan melestarikan elemen-elemen dari masa lalu. Jika tidak ada kepedulian tidak mustahil perabotan kuno peninggalan Hindia Belanda kelak hanya akan jadi sekedar cerita orang tua kepada anak cucunya. SOLD OUT





