Tampilkan postingan dengan label Arsitektural Heritage - Kaca Patri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Arsitektural Heritage - Kaca Patri. Tampilkan semua postingan

Lampu Kaca Patri Indische

Author: Kedai Barang Antik / Labels: ,

Sinar matahari yang masuk menembus kaca patri lebih mengentalkan keindahan seni. Sinar cahaya lampu yang menembus 'menari-nari' di dalam kaca. Mempunyai desain bentuk persegi panjang kedalam menghasilkan suasana cahaya tenang juga mempunyai aura yang sanggup menahan keabadian.

Sepasang lampu kaca patri ini bisa menjadi pusat perhatian, terutama bila diekspos dengan bentuk maupun letak yang mudah tertangkap oleh mata. 

Banyak orang pula yang mengagumi lampu kaca patri model ini, karena bahannya yang terbuat dari patri timah yang nampaknya ada sekitar tahun 1930-an.

Paduan warna-warna indah memberi kesan eksotis dengan efek cahaya, baik itu dari cahaya alam (matahari) maupun dari sinar lampu.

Meski bekas, kualitasnya masih sangat terjaga. Sungguh menarik dan mengundang decak kagum. Tampilan nya yang originalitas, masih menarik untuk dipandang hingga kini.

Pemilik bangunan lazimnya menempatkan kaca patri menghadap ke arah timur atau barat untuk menghias eksterior, dimana matahari terbit dan terbenam, tekstur dan warna-warni yang dihasilkan sangat luar biasa.

Selain sinarnya jauh lebih lembut dan tidak membuat mata silau, sinarnya juga dapat membuat hiasan atau aksesori dalam ruangan menjadi lebih terasa hidup.


Lampu Kaca Patri : Sebuah Jejak Rekam Arsitektur Indies...

Era kolonialisme fisik telah lama berlalu nun jauh puluhan tahun silam. Bendera kolonial tak lagi berkibar, garis garis peta penunjuk daerah penghasil rempah rempah tak lagi dihamparkan.

Zaman boleh berganti, namun perabotan tua masih dibutuhkan dan digemari orang hingga abad ini. Dalam perjalanan waktu koleksilampu kaca patri bergaya Indische seperti ini perlahan mulai jarang ditemui.

Bagi anda yang sedang merancang rumah atau sedang berencana merubah suasana di rumah anda koleksi ini mungkin bisa berguna.

Apalagi kalau anda berencana menggagas konsep rumah bergaya landhuis, khususnya rumah bergaya kolonial masa lampau yang mencerminkan aspek sejarah dan romantik.

Tipe seperti ini sangat umum dimiliki rumah tangga kelas menengah era tahun 1930-an. Sungguh warisan masa lampau yang berharga, yang dahulu sempat prominen dimasanya.

Bagi kalangan pecinta koleksi peninggalan Dutch East Indies, kita bukan hanya menikmati aspek estetika melainkan juga nilai arkeologisnya. Sepasang lampu kaca patri antik memukau ini mempunyai ukuran P.75 cm x L.13 cm x T.20 cm ini serasa bagai kembali ke masa silam, jaman kolonial.

Coba saja bandingkan, rumah yang menggunakan ornamen kaca, seperti art glass, stained glass, kaca patri dan sebagainya akan memberi kesan rumah mewah yang eksklusif dan mahal bagi penghuninya. Tertarik memilikinya ?? SOLD OUT

Kaca Patri Indies Landhuis

Author: Kedai Barang Antik / Labels:

Paduan warna-warna indah memberi kesan lebih dramatis dengan efek cahaya, baik itu dari cahaya alam (matahari) maupun dari sinar lampu.

Keindahan unik dari seni kaca kuno ini bisa menambah aksen dan menghidupkan suasana ruang interior anda.

Jejak-jejak kaca patri arsitektur bangunan kolonial karakteristiknya yang kuat sebagai langgam yang mudah dikenal.

Pengaruh dari gaya desain Art Nouveau yang berkembang pada periode tahun 1900 sampai 1920-an.

Penggunaan ventilasi stained glass berfungsi mendapatkan pencahayaan yang alami kedalam ruang.

Mencoba mengangkat kembali unsur-unsur antik dari masa silam dan memancarkan keindahan abadi.

Dengan penempatan yang pas, motif dan desain yang klasik menimbulkan suasana nyaman dan romantik. 


Pesona Stained Glass dan Kolonialisme...

Orang-orang Eropa yang menetap di berbagai kota di Indonesia merasakan kehidupan yang nyaman di negara tropis yang hangat, karena sebelumnya mereka tinggal di negara sub-tropik yang kekurangan cahanya matahari.

Bahkan mereka menyebut Indonesia sebagai Mooi Indie atau Hindia yang cantik, yang nyaman sebagai tempat tinggal. Paduan cahaya, relief dan ukurannya yang besar mau tak mau memancarkan aristocratic dalam ornamen Art Nouveau.

Kaca patri warisan Arsitektural Indies ini mempunyai ukuran P.41,5 cm x L.41,5 cm ini menjadi daya pikat tersendiri memberi gairah baru pada suasana tempo doeloe. Mau ???

Kaca Patri Hindia Belanda

Author: Kedai Barang Antik / Labels:

Penggunaan ventilasi stained glass berfungsi mendapatkan pencahayaan yang alami kedalam ruang. Ventilasi termasuk salah satu pengaruh gaya kolonial Belanda yang menyesuaikan iklim setempat.

Seniman kaca patri pada masa Hindia Belanda di beberapa kota besar yang pada waktu itu jumlahnya sangat terbatas. Menjadi penanda kelas sosial pada masyarakat kolonial yang dibeda-bedakan berdasarkan ras dan status sosial.

Detail ornamen dan warna kaca menunjukan pekerjaan seni yang memerlukan kemampuan tinggi. Sebagai manifestasi dari arsitektural Indies yang berlaku pada zaman itu.

Jika melihat desain, produk itu tampaknya barang warisan zaman dulu. Desain motif coraknya klasik kolonial sekaligus unik, menampilkan gaya tahun 1910-an. 

Jejak-jejak kaca patri arsitektur bangunan kolonial karakteristiknya yang kuat sebagai langgam yang mudah dikenal.

Nampaknya kaca patri Indische di masa sekarang ini, belum mau dipensiunkan. Inilah koleksi arsitektural peninggalan sejarah kolonial di Indonesia. 

Kita bukan hanya menikmati aspek estetika melainkan juga nilai arkeologisnya dengan segala keunikan, romantisme dan eksotisme masa lampau. 


Perjalanan Panjang Kaca Patri Indische...

Gerakan arsitektur Nieuwe Kunst (Art Nouveau gaya Belanda) akhir abad ke-19 berhubungan langsung dengan perkembangan arsitektur kolonial di Hindia Belanda.

Selama masa penjajahan Belanda yang ratusan tahun, teknik membangun Belanda juga dibawa ke Indonesia memberikan warna untuk arsitektur vernakular iklim tropis.

Penempatan kaca patri warisan kolonial Belanda itu bisa menjadi pusat perhatian, terutama bila diekspos dengan bentuk maupun letak yang mudah tertangkap oleh mata. Mempunyai desain bentuk klasik menghasilkan suasana cahaya tenang juga mempunyai aura yang sanggup menahan keabadian.

Keindahan perpaduan dan komposisi ragam hias serta permainan warna yang menarik diamati, tentu barang lama yang secara kualitas jelas tidak diproduksi sembarangan. Yang merujuk pada kelas masyarakat menengah atas dalam kehidupan sosial masyarakat pada masa itu.

Nyatanya jendela kaca patri yang mempunyai ukuran P.88 cm x L.49,5 cm ini bertahan lama, melintasi pergantian rezim dan abad. Berbahagialah anda yang masih menyimpannya, sisa-sisa yang bertahan oleh terjangan digital modernisasi.

Melihat koleksi kaca patri kuno ini kita seolah diajak berkelana ke masa silam, menguak kehidupan masyarakat di masa awal perkembangan kebudayaan Indies.

Tapi bukan pula yang bagus itu selalu replika. Sehingga sampai kini pun kondisinya tidak berubah, sungguh memikat bagi siapa saja yang melihatnya.

Kaca Patri Indische Empire Stijl

Author: Kedai Barang Antik / Labels:

Mencoba mengangkat kembali unsur-unsur antik dari masa silam dan memancarkan keindahan abadi. Membentuk ciri khas, serta menciptakan sense of space ketika ada tamu yang memasuki rumah. 

Walaupun dianggap tak sepenting dinding dan lantai, keberadaan jendela kaca patri bisa menjadi pemanis interior rumah.

Detail ornamen dan lot penjepit kaca dari bahan kuningan menunjukan pekerjaan seni yang memerlukan kemampuan tinggi.

Kaca patri yang sudah berusia lebih dari 90 tahun ini tak ternilai nilai historisnya, sangat erat dengan latar belakang kebudayaan Indies masa itu.

Pencahayaan yang dihasilkan pantulan sinar menjadi salah satu unsur penting karena membangun serta menciptakan karakter ruangan, alangkah lebih baik bila menggunakan lampu dengan jenis cahaya kuning.

Selain sinarnya jauh lebih lembut dan tidak membuat mata silau, sinarnya juga dapat membuat hiasan atau aksesori dalam ruangan menjadi lebih terasa hidup.

Sinar matahari yang masuk menembus kaca patri lebih mengentalkan keindahan seni. Sinar yang menembus 'menari-nari' didalam kaca. 


Stained Glass Langgam Indische Empire Stijl Tak Lekang Oleh Zaman...
Koleksi kaca patri warna bergaya Indische Empire Stijl sudah hadir sejak negara ini masih berada di bawah pendudukan Belanda dan masih bernama Hindia Belanda, Nederlands Indie.

Dulu, tatkala teknologi belum semaju sekarang ini, kaca patri semacam ini banyak digunakan oleh kantor-kantor pemerintahan era kolonial.

Namun, setelah zaman kolonialisme Belanda berakhir di era 1930-an, seni kaca patri pun ikut punah dengan sendirinya, karena seniman kaca patri saat itu hampir semuanya adalah orang Belanda yang kembali ke negerinya.

Koleksi ini memiliki latar belakang historis yang dipengaruhi oleh budaya Eropa masa lampau. Jika dicermati corak tekstur dan desain ornamen bergaya Indische Empire Stijl namun kaya akan unsur dekoratif.

Kaca patri warisan Arsitektural Indies ini mempunyai ukuran P.82 cm x L.45 cm dengan ketebalan kayu 3 cm ini menjadi daya pikat tersendiri memberi gairah baru pada suasana tempo doeloe.

Ketelatenan menyimpan kaca patri era Dutch East Indies ini, mempertemukan dengan “masa lalu” yang boleh jadi tak pernah kita lihat sebelumnya.

Memiliki koleksi ini adalah impian setiap kolektor peninggalan Dutch East Indies. Kelangkaan, orisinilitas dan usianya yang lebih dari 90 tahun ini  membuatnya semakin menarik. Tertarik memilikinya ?? SOLD OUT

Kaca Patri Indische

Author: Kedai Barang Antik / Labels:

Jendela kaca patri Indische ini, patut disyukuri karena masih berfungsi dengan baik dan utuh yang dapat menceritakan masa lalu. Detail ornamen dan warna menunjukan pekerjaan seni yang memerlukan kemampuan tinggi.

Tingkat kerumitan komposisi perpaduan kaca warna ini berujung pada mengutamakan pencapaian kualitas estetik. Istimewa !!

Mempunyai ukuran P.133 cm x L.76,5 cm, karena faktor usia ada bagian kecil kaca yang rusak dan tampilan yang dibiarkan apa adanya.

Sepasang jendela ini berukuran P.122 cm x L.76,5 cm menghasilkan suasana cahaya tenang juga mempunyai aura yang sanggup menahan keabadian.

Sepasang jendela ini berukuran P.62 cm x L.76,5 cm selain kesempurnaan bentuk dan proporsi juga memiliki daya tahan tinggi terhadap suhu dan cuaca tropis Hindia Belanda.

Pemilik bangunan lazimnya menempatkan kaca patri menghadap ke arah timur atau barat untuk menghias eksterior, dimana matahari terbit dan terbenam.  

Para Meneer Belanda memang punya perhatian pada iklim tropis dengan pemilihan perabot, dapat disimpulkan bahwa koleksi ini memang ditujukan untuk masyarakat kalangan menengah ke atas pada tahun 1910-an.

Ketegasan garis-garis struktur kaca patri itu sendiri sekaligus digunakan sebagai kekuatan visual artistiknya. 

Bahwa semua elemen pembentuk struktur kayu merupakan perwujudan gaya kolonial Belanda.

Meski bekas, kualitasnya masih sangat terjaga. Sungguh menarik dan mengundang decak kagum.

Orang Belanda sangat menguasai dan mencintai karya-karya pertukangan hingga pada detail-detailnya.

Selain sinarnya jauh lebih lembut dan tidak membuat mata silau, sinarnya juga dapat membuat hiasan atau aksesori dalam ruangan menjadi lebih terasa hidup.

Arsitektur Indies sebagai manifestasi dari nilai-nilai budaya yang berlaku pada zaman itu ditampilkan lewat kualitas bahan kayu yang sempurna.

Sinar matahari yang masuk menembus kaca patri lebih mengentalkan keindahan seni. Sinar yang menembus 'menari-nari' didalam kaca. 


Stained Glass Warisan Arsitektural Indies...

Arsitektur warisan penjajahan Belanda, masih banyak ditemukan di Indonesia. Menerapkan ornamen dekoratif khas gaya klasik kolonial seperti terlihat pada desain kaca patri kuno yang tampaknya dibuat era kolonialisme tengah berlangsung pada tahun 1910-an.

Namun, setelah zaman kolonialisme Belanda berakhir di era 1930-an, seni kaca patri pun ikut punah dengan sendirinya, karena seniman kaca patri saat itu hampir semuanya adalah orang Belanda yang kembali ke negrinya. Seni kaca patri hilang dan dilupakan orang.

Pemilik bangunan lazimnya menempatkan kaca patri menghadap ke arah timur atau barat untuk menghias eksterior, dimana matahari terbit dan terbenam, tekstur dan warna-warni yang dihasilkan sangat luar biasa.

Sinar matahari yang masuk menembus kaca patri lebih mengentalkan keindahan seni ini. Sinar yang menembus 'menari-nari' didalam kaca, menjadi the dancing light, yang biasnya yang jatuh ke lantai, terpantul indah dan menawan sekali, menjadikan suasana amat damai, khusuk namum menggairahkan.

Selain sinarnya jauh lebih lembut dan tidak membuat mata silau, sinarnya juga dapat membuat hiasan atau aksesori dalam ruangan menjadi lebih terasa hidup. Konsep desain yang menyeluruh akan memperkuat gaya sebuah interior, membentuk ciri khas, serta menciptakan sense of space ketika ada tamu yang memasuki rumah. SOLD OUT

Kaca Patri Art Nouveau

Author: Kedai Barang Antik / Labels:

Sinar yang menembus 'menari-nari' didalam kaca, terpantul indah tekstur dan warna-warni yang dihasilkan sangat luar biasa. 
Sinar matahari yang masuk menembus kaca patri lebih mengentalkan keindahan seni. 
Identifikasi visual berupa bentuk-bentuk organis, garis tumbuhan, dan garis liuk yang feminim. Detail ornamen dan warna menunjukan pekerjaan seni yang memerlukan kemampuan tinggi.
Keluwesan pola lengkung asimetris, terkadang menyimpan makna tinggi bagi setiap orang yang melihatnya. 
Mencoba mengangkat kembali unsur-unsur antik dari masa silam dan memancarkan keindahan abadi.
Dengan penempatan yang pas, motif dan desain yang klasik menimbulkan suasana nyaman dan romantik. 


Menerawang Masa Lalu Melalui Stained Glass...

Arsitektur Indies sebagai manifestasi dari nilai-nilai budaya yang berlaku pada zaman itu ditampilkan lewat kualitas bahan dan detail tekstur pengerjaannya.

Kaca patri bergaya Art Nouveau mempunyai ukuran P.93 cm x L.83 cm ini sungguh mempesona.

Selama masa penjajahan Belanda yang ratusan tahun, teknik membangun Belanda juga dibawa ke Indonesia memberikan warna untuk arsitektur vernakular dan tradisional ke arah arsitektur modern yang berkembang di Eropa.

Kaca patri besar dan megah terbiaskan cahaya matahari berpendar melewati jendela kaca patri dari arah belakang dan sangat memesona.

Paduan cahaya, relief dan ukurannya yang besar mau tak mau memancarkan aristocratic dalam ornamen Art Nouveau.

Status seseorang ditunjukkan melalui kualitas arsitektural yang dipakai. Luar biasa rasanya, jika kita memiliki sebuah koleksi yang tidak berubah selama 90 tahun lebih. Berminat memilikinya ?? SOLD OUT

Church Art Glass

Author: Kedai Barang Antik / Labels:

Dahulu kaca hias ini hanya ditemukan di jendela-jendela gereja, dan motif yang dibuat pun berhubungan dengan kisah-kisah di Alkitab.
Memang kaca warna ini sejak dibuat telah mempesona dan terbukti memberi keindahan, menimbulkan perasaan yang khusyuk, damai kepada umatnya.
Keindahan unik dari seni kaca kuno ini bisa menambah aksen dan menghidupkan suasana ruang interior anda.
Paduan warna-warna indah memberi kesan lebih religius dengan efek cahaya, baik itu dari cahaya alam (matahari) maupun dari sinar lampu.


Cahaya Yang Menari....

Kaca patri religius dengan motif "Bunda Maria" yang mempunyai ukuran P.133 cm x L.73,5 cm biasanya banyak diaplikasikan pada rumah-rumah ibadah, kesan yang di timbulkan pada motif kaca dan pancaran warna-warni kaca membuat suasana peribadatan menjadi lebih khidmat, Agung, damai dan kian sakral.

Desain kaca warna gereja sangat beragam tergantung dari tema dan gaya arsitektur bangunan gerejanya, ada beberapa bentuk desain kaca patri dan motif kaca patri gereja yang dikenal antara lain Bunda Maria, Yesus di Salib, Jalan Salib, Penginjil, Alkitab, Burung Merpati, Perjamuan, Pembabtisan, Gothic dan lain sebagainya.

Coba saja bandingkan, rumah yang menggunakan ornamen kaca, seperti art glass, stained glass, kaca patri dan sebagainya akan memberi kesan rumah mewah yang eksklusif dan mahal bagi penghuninya. Tertarik memilikinya ?? SOLD OUT