Sayangnya berburu lantai tegel semacam itu, bukanlah perkara mudah. Tak banyak yang tersisa dari tegel atau ubin kuno ini.
Tampak beda dengan segala kisah dan keistimewaannya sisa peninggalan bangunan landhuis ini.
Rasa kagum dan terpesona seolah mengalir tiada henti melihat dan menyimak keindahan lantai tegel gaya arsitek kuno.
Tekstur gradasi halus dan detail menjadi jaminan bagi karya seni dari masa lalu yang layak untuk dikoleksi.
Tidak hanya secara fisik dan visual semata, namun menjadi refleksi zaman yang masih tampak indah dan kokoh hingga sekarang.
Kedalaman nilai sejarah, kenangan, dan apresiasi membawa kesadaran untuk mengkoleksi lantai tegel bekas bongkaran bangunan masa lampau...Lantai tegel yang "terselamatkan" kurang lebih 100 m2 (2500 keping)
Sebelum Tinggal Puing...Make Your Own Heritage !!
Harapan semakin tipis atas diselamatkannya rumah langgam arsitekturnya campuran antara
Tionghoa,
Indische, dan gaya
Jawa. Rumah bersejarah yang tak lagi hanya milik individu, melainkan milik peradaban sebuah bangsa.
Di depan mata, berdiri merana satu unit bangunan yang lusuh tak terkira. Di sebelah kanan bangunan sudah diruntuhkan. Lantai marmer dan tegel dikumpulkan, demikian pula
stained glass dan balok-balok kayu besar.
Di halaman, berdiri truk besar merah menyala menanti diangkutnya pretelan bangunan itu untuk dibawa ke
Bali, karena di
Bali sudah menunggu kolektor asal
Belanda dan
Australia yang akan membeli dengan harga aduhai.
Di antara reruntuhan, bergerombol laki-laki pekerja pemborong
pretelan sedang mengukur kusen pintu dan jendela. Kayu-kayu memang harus diukur karena menjualnya per meter kubik (m³)
Saya tetap hilir mudik dengan kamera saku yang tak pernah
off sambil berpikir keras, apa yang membuat pemilik bangunan berbuat sekeji ini pada tinggalan leluhurnya?
Yang sedang mereka runtuhkan adalah rumah bersejarah. Bersejarah bahkan hingga kepingan batanya dan butir kerikilnya. Rumah ini adalah wajah sebuah peradaban.
Konservasi dan upaya perlindungan terhadap benda cagar budaya dalam hal ini lebih menekankan pada penggunaan kembali agar tidak terabaikan dan lalu musnah ditelan perkembangan zaman.
Lantai ubin yang mampu bertahan berabad-abad, setua umur rumah itu sendiri. Permukaan tekstur lantai tegel yang bergelombang tidak rata menambah kesan lama, simbol kemewahan masa lampau hingga masa kini. Mau ??
SOLD OUT