Tampilkan postingan dengan label Bangku Stasiun Kolonial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bangku Stasiun Kolonial. Tampilkan semua postingan

Bangku Hindia Belanda

Author: Kedai Barang Antik / Labels:

Bangku DUTCH EAST INDIES

Perabotan lama selalu mengundang perhatian karena bentuknya yang unik. Namun jika merunut sejarahnya, koleksi ini muncul saat nusantara sedang dalam masa penjajahan kolonial Belanda. Bagi kalangan pecinta pernik koleksi peninggalan Dutch East Indies, persis seperti saat menghirup wangi parfum yang membawa kita pada memori masa lampau.

Para Meneer Belanda memang punya perhatian pada iklim tropis, bangku kayu klasik yang mempunyai ukuran P.158 cm x L.55 cm x T.88 cm ini masih tetap menjadi alternatif desain yang tak lekang dimakan waktu. Berorientasi pada prinsip arsitektur kolonial yang sekaligus mengekspresikan kemapanan pemilik.

Bangku taman era Dutch East Indies memperkuat gaya sebuah interior, membentuk ciri khas, serta menciptakan sense of space ketika ada tamu yang memasuki rumah. Ia mewakili budaya dan tradisi masa lampau yang kental dengan gaya hidup saat itu ; yang bersahaja. Bagi sebagian orang, masa lalu menarik untuk dikenang dan ditampilkan kembali. Berminat memilikinya ??

Bangku Stasiun Art Nouveau

Author: Kedai Barang Antik / Labels:



Bangku Stasiun Samarang Cheribon Stoomtram Maatschappij (SCS)

Namun jika merunut sejarahnya, koleksi ini muncul saat nusantara sedang dalam masa penjajahan kolonial Belanda. Bangku stasiun milik Samarang Cheribon Stoomtram Maatschappij (SCS) sekitar tahun 1900 an ini masih tampak kokoh dan mantap bernuansa masa lampau yang mempunyai ukuran panjang 2 meter itu kini terbilang langka dan susah ditemukan. Ia mewakili budaya dan tradisi masa lampau yang kental dengan gaya hidup saat itu; yang bersahaja.

Jika dicermati corak tekstur dan desain rangka besi ornamen kaki binatang bergaya Indische Empire Stijl namun kaya akan unsur dekoratif, merupakan ciri khas produk Eropa masa lampau dengan nilai-nilai budaya yang berlaku pada zaman itu ditampilkan lewat kualitas bahan dan detail tekstur pengerjaannya.

Langgam gaya desain Art Nouveau sebagai simbol kekuasaan, status sosial, dan kebesaran penguasa saat itu. Tentu barang lama yang secara kualitas jelas tidak diproduksi sembarangan.

Berorientasi pada prinsip arsitektur kolonial yang "dikemas" dalam wujud modern sehingga penampilannya lebih kontemporer, dan desain yang tak lekang dimakan waktu sekaligus mengekspresikan kemapanan pemilik. Bangku stasiun era Dutch East Indies memperkuat gaya sebuah interior, membentuk ciri khas, serta menciptakan sense of space ketika ada tamu yang memasuki rumah. SOLD OUT