Tampilkan postingan dengan label Bier Pilsener Koleksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bier Pilsener Koleksi. Tampilkan semua postingan

Reklame JAVA BIER

Author: Kedai Barang Antik / Labels:











Korek Api Reklame "Java Bier"

Sejarah PT. Multi Bintang, tahun 1929 ketika perusahaan didirikan dengan nama NV. Nederlandsch Indische Bierbrouwerijen. Merek yang pertama dari perusahaan adalah Java Bier.

Pada tahun 1936 Heineken menjadi pemegang saham utama, dan nama perusahaan diubah menjadi Heineken Nederlandsch-Indische Brouwerij Maatschappij.

Selama dekade tahun antara 1957-1965, Heineken berhenti menjadi penasihat teknis dan dilarang menggunakan nama merek Heineken. Heineken bir telah diubah dalam bir Bintang dan perusahaan berubah nama menjadi Perusahaan Bir Bintang.

Korek api reklame "Java Bier" produk masa lampau yang mempunyai ukuran P.3,5 cm x L.1,5 cm x T.5 cm ini unik sebagai pernik koleksi bagi anda penghobi pernik-pernik lama reklame tempo doeloe. SOLD OUT

Reklame ANKER STICKS

Author: Kedai Barang Antik / Labels:






Anker Sticks Tempo Doeloe

Inspirasi barang langka, apalagi jika barang atau benda tersebut memiliki nilai tinggi. Kenangan dan nilai tersebutlah yang memberi inspirasi bagi para kolektor.

Minuman bir ini bahkan sudah hadir sejak negara ini masih berada di bawah pendudukan Belanda dan masih bernama Hindia Belanda, Nederlands Indie.

Souvenir dari "Anker Pils" berupa tusuk kueh sajian makanan pembuka dan makanan penutup atau hidangan kecil untuk acara spesial. Mempunyai ukuran panjang stik sekitar 6 centimeter. Tertarik dengan koleksi langka ini ??

Soesoe Tjap Nonna

Author: Kedai Barang Antik / Labels:







Soesoe Tjap Nonna Tin Opener

Produk-produk Nestle telah beredar di bumi nusantara sejak akhir Abad ke-19, dimana salah satunya ialah susu kental manis yang dikenal dengan sebutan "Tjap Nonna" (sekarang "Nestlé Milkmaid").

Alat pembuka kaleng unik yang mempunyai ukuran panjang 13 centimeter ini terdapat tulisan grafir " Soesoe Manis Tjap Nonna " dan pada bagian sisi yang lain " Soesoe Entjer Tjap Nonna" Empat puluh tahun kemudian susu bubuk kian populer di Indonesia dan Nestle DANCOW memimpin pasar. Berminat ?

BECK'S Bottle Opener

Author: Kedai Barang Antik / Labels:






Pembuka Botol BECK'S BEER

Pada masa itu, botol minuman mulai banyak yang menggunkan tutup yang terbuat dari logam. Sehingga para produsen perlu melengkapi dengan desain pencongkel.

Pembuka tutup botol merek BECK'S buatan Germany ini merupakan inspirasi barang langka dan pesonanya pun masih memikat. Tentu barang lama yang secara kualitas jelas tidak diproduksi sembarangan. Jika anda berminat dengan koleksi ini, bisa menghubungi saya di e-mail : kedaibarangantik@gmail.com

Souvenir Amstel Bier

Author: Kedai Barang Antik / Labels:




Pembuka Botol "Amstel Bier Pilsener"

Pernak pernik lama selalu mengundang perhatian karena bentuknya yang unik. Beberapa diantara pernak pernik itu adalah pembuka botol tempoe doeloe dengan merek "Pilsener Amstel Bier" De Amstel Brouwerij Amsterdam mempunyai gambar 2 sisi bolak-balik dan masih berfungsi sebagaimana mestinya.

Kombinasi konvensional dan kontemporer. Makin unik makin menarik. Banyak cara untuk melepaskan kerinduan dan mengingat kenangan manis di masa lalu. Bernostalgia ke zaman kolonial menjadi sangat berarti bagi sebagian orang,

Kelangkaan barang membuat para kolektor berlomba untuk mencari "harta mewah" ini. Kecil bendanya, besar nilainya. Jika anda berminat dengan koleksi ini, bisa menghubungi saya di e-mail : kedaibarangantik@gmail.com

Anker Bier Tempo Doeloe

Author: Kedai Barang Antik / Labels:





Anker Bir Djakarta

PT Delta Djakarta merupakan pemegang lisensi sekaligus produsen sejumlah produk minumal beralkohol (bir) dan minuman ringan, seperti Anker bir, San Miguel, Carlsberg, Sodaku, Soda Ice, dan Kuda Putih.

Bir biasa dipakai untuk menambah meriah acara suasana perayaan yang ada. Birthday party, graduation, anniversary, dan lain-lain. Yang pasti bir sudah bukan merupakan minuman yang tabu ataupun dilarang di jaman sekarang ini, karena penjualan bir dapat dengan mudah ditemukan di supermarket.

Bir memang bagai candu bagi mereka yang suka mengkonsumsinya. Kebanyakan mereka merasakan kenyamanan kala mengkonsumsi minuman ini. Hal inilah yang pertama kali kerap disampaikan bagi mereka yang terbiasa mengkonsumsi minuman bir. Lalu rasa pahit yang ada pada bir justru merupakan sensasi yang disukai bagi mereka ditambah dengan aroma yang keluar dari bir tersebut.

Sudah jarang khan melihat desain botol kemasan merek "Anker Bir Djakarta " stock lama yang semacam ini ?? Jika anda berminat dengan koleksi ini, bisa menghubungi saya di e-mail : kedaibarangantik@gmail.com

Bier Bintang Tempo Doeloe

Author: Kedai Barang Antik / Labels:





Bier Bintang Tempo Doeloe

Bir Bintang adalah merek bir produksi Multi Bintang Indonesia, anak perusahaan Heineken di Indonesia. Bir Bintang dikenal di beberapa negara seperti Belanda dan Jepang sebagai bir Indonesia. Beraroma malt dan hop, bir ini tergolong bir pilsener (bir putih) dengan kadar alkohol di bawah 5% dengan target konsumen pria dan wanita usia 20-35 tahun. Rasa bir ini sering dibandingkan dengan rasa bir Heineken.

Pada tahun 1929, perusahaan bernama NV Nederlandsch-Indische Bierbrouwerijen didirikan di Medan dan pabrik pembuatan bir di Surabaya. Pada tahun 1936, kantor dipindahkan ke Surabaya, dan pada tahun yang sama, Heineken NV menjadi pemegang saham utama.

Setelah Indonesia merdeka, pabrik bir tersebut diganti namanya menjadi Heineken's Indonesian Brewery Company. Pada tahun 1957, Pemerintah Indonesia mengambil alih pabrik bir Heineken dan menguasainya selama 10 tahun. Pada tahun 1967, Heineken kembali beroperasi di Indonesia lewat perusahaan multinasional bernama Multi Bintang Indonesia.

Sudah jarang khan melihat desain botol kemasan merek "Bier Bintang" stock lama yang semacam ini ?? Jika anda berminat dengan koleksi ini, bisa menghubungi saya di e-mail : kedaibarangantik@gmail.com

Gelas Reklame "Anker Pils"

Author: Kedai Barang Antik / Labels:






Gelas Reklame Bier "Anker Pils"

Pabrik pembuatan bir berada di Amanusgracht (kini Jalan Bandengan Selatan), pada 1932 bernama Archipel Brouwerij. Setahun kemudian dengan produksi 2,5 juta liter setahun, mulai diperkenalkan Anker, Diamant, Kris, dan Munchener Donker.

Ketika Perang Dunia II, pemerintah Hindia Belanda mengoper perusahaan itu, dan mengubah namanya menjadi NV. De Oranje Brouwerij. Sesudah mengalami berbagai pergolakan, perusahaan itu akhirnya diambil-alih Pemda Jakarta dan berganti nama: PD Budjana Jaya - Pabrik Bir Jakarta. Kemudian perusahaan ini patungan dengan NV Bier Brouwerij De Drie Hoefijzers (Breda, Belanda).

Gelas reklame "Anker Pils" ini sangat langka, bagi anda penghobi pernik-pernik lama gelas tempo doeloe ini sangat menarik untuk dikoleksi. Minuman bir ini bahkan sudah hadir sejak negara ini masih berada di bawah pendudukan Belanda dan masih bernama Hindia Belanda - Nederlands Indie. Mempunyai ukuran T.19 cm x Diameter 7 cm. Tertarik memilikinya ? Jika anda berminat dengan koleksi ini, bisa menghubungi saya di e-mail : kedaibarangantik@gmail.com

Java Bier Koleksi

Author: Kedai Barang Antik / Labels:





Pembuka Botol Merk " Java Bier "

Sejarah PT. Multi Bintang, tahun 1929 ketika perusahaan didirikan dengan nama NV Nederlandsch Indische Bierbrouwerijen. Merek yang pertama dari perusahaan adalah Java Bier.

Pada tahun 1936 Heineken menjadi pemegang saham utama, dan nama perusahaan diubah menjadi Heineken Nederlandsch-Indische Brouwerij Maatschappij.

Selama dekade tahun antara 1957-1965, Heineken berhenti menjadi penasihat teknis dan dilarang menggunakan nama merek Heineken. Heineken bir telah diubah dalam bir Bintang dan perusahaan berubah nama menjadi Perusahaan bir Bintang.

“Java Bier”. Ditilik dari mereknya terlihat upaya untuk melakukan “pribumisasi” dari produk yang datang dari Barat itu. Alat Pembuka tutup botol dengan merek "Java Bier" ini unik sebagai pernik koleksi.

Mempunyai ukuran panjang 9,5 centimeter dengan tulisan cap JAVA BIER pada gagang besi pembuka tutup botol lawas ini. Jika anda berminat dengan koleksi ini, bisa menghubungi saya di e-mail : kedaibarangantik@gmail.com

Gelas Reklame "Diamant Pils"

Author: Kedai Barang Antik / Labels:






Gelas Bier "Diamant Pils"

Pabrik pembuatan bir berada di Amanusgracht (kini Jalan Bandengan Selatan), pada 1932 bernama Archipel Brouwerij. Setahun kemudian dengan produksi 2,5 juta liter setahun, mulai diperkenalkan Anker, Diamant, Kris, dan Munchener Donker.

Ketika Perang Dunia II, pemerintah Hindia Belanda mengoper perusahaan itu, dan mengubah namanya menjadi NV De Oranje Brouwerij. Sesudah mengalami berbagai pergolakan, perusahaan itu akhirnya diambil-alih Pemda Jakarta dan berganti nama: PD Budjana Jaya - Pabrik Bir Jakarta. Kemudian perusahaan ini patungan dengan NV Bier Brouwerij De Drie Hoefijzers (Breda, Belanda).

Gelas reklame "Diamant Pils" ini sangat langka, bagi anda penghobi pernik-pernik lama gelas tempo doeloe ini sangat menarik untuk dikoleksi. Minuman bir ini bahkan sudah hadir sejak negara ini masih berada di bawah pendudukan Belanda dan masih bernama Hindia Belanda, Nederlands Indie. Mempunyai ukuran T.19 cm x Diameter 7,5 cm.

Tertarik memilikinya ? Jika anda berminat dengan koleksi ini, bisa menghubungi saya di e-mail : kedaibarangantik@gmail.com