Untuk menciptakan keawetan, nampaknya material talam Peranakan ini dibuat dari kayu swanci solid.
Dekorasi ornamen inlay mother of pearl motif ukiran tersebut menjadi karakteristik tersendiri untuk komunitas elit Peranakan.
Suanzhi Wood Plate: Akulturasi Perabot Peranakan di Nusantara...
Budaya China Peranakan atau yang lebih dikenal sebagai Straits Chinese adalah produk asimilasi, akulturasi dan proses hibrida panjang selama berabad-abad antara budaya pendatang Tionghoa dari Tiongkok, penduduk setempat (pribumi) dan Belanda yang saat itu berkuasa di Nusantara.
Bisa juga dikatakan bahwa orang-orang Tionghoa masa kini adalah kepanjangan tangan dari komunitas Tionghoa pada masa lalu. Sebuah talam kuno berukuran P.25 cm x L.28 cm tinggalan budaya yang sarat dengan nilai kearifan lokal.
Tidak dapat dilacak dengan pasti kapan nampan kayu swanci China Peranakan ini dibuat, tapi diperkirakan sekitar tahun 1920-an. Merupakan barang yang sulit didapat dan lebih unggul kualitas kayu. SOLD OUT















