Lampu Kamar Gelap (Fotografi)

Author: Kedai Barang Antik / Labels:






Lampu Dark Room : Safe Light

Lampu Safe Light antik berwarna merah gelap (panjang gelombang sekitar 600nm, daya 5 watt) karena merah adalah daerah warna di mana kertas foto tidak sensitif terhadap warna tersebut.

Kertas foto bekerja sebagaimana negatif atau positif bekerja, ada lapisan emulsi yang peka cahaya pada permukaannya, namun emulsi ini tidak peka terhadap warna merah. Dengan demikian, pencahayaan dengan warna merah tidak akan membuat kertas foto tersebut jadi terbakar.

Lampu Safe Light ini tampaknya barang lama, diperkenalkan di Indonesia sekitar dekade 1950 an yang mempunyai ukuran T.22 cm x Diameter 11 cm ini ternyata masih ada.

Mungkin bagi sebagian orang dan anda ada yang masih agak awam dengan lampu "kamar gelap" ini. Tapi sekarang mungkin kalau dengar istilah-istilah tersebut diatas jadi ngerti ya. Berminat memilikinya ?? SOLD OUT

Java Hokokai Batik

Author: Kedai Barang Antik / Labels:








Kain Panjang Jawa Hokokai (Pagi-Sore)

Keanekaragaman motif dan serat dari kain batik atau tenun khas Indonesia telah menjadi barang seni yang ditawarkan kepada para pencinta seni lokal maupun mancanegara. Seiring dengan semakin populernya batik di dunia internasional, kain batik atau tenun kuno pun menjadi sasaran perburuan kolektor barang antik.

Ketika Jepang masuk ke Indonesia pada tahun 1942-1945 sebagai bagian dari kampanye penaklukan Asia Timur Raya, pengaruh Jepang juga terasa pada batik-batik di pesisir utara Jawa Tengah. Batik-batik dari era 1942-1945 yang sering disebut sebagai batik Jawa Hokokai ini sebagai tanda “penyesuaian” kepada penguasa baru supaya mereka mendapat tempat.

Batik Hokokai mengingatkan pada sehelai kanvas, di mana setiap bidangnya diisi dengan rapat oleh ragam hias. Bunga sakura dimasukkan ke dalam batik Hokokai, tetapi secara keseluruhan tidak ada pengaruh khusus desain Jepang. Namun batik Hokokai lebih tampak sebagai evolusi alamiah banyak batik lain di pantai utara Jawa yang dipengaruhi oleh Cina dan Eropa.

Batik Hokokai dibuat di bengkel-bengkel milik orang Indo-Eropa, Indo-Arab, dan Peranakan, yang diharuskan bekerja untuk orang-orang Jepang karena kualitas pekerjaan bengkel mereka yang sangat halus. Sedangkan kain katunnya dipasok oleh orang-orang yang ditunjuk oleh tentara pendudukan Jepang.

Ciri-ciri kain panjang pada masa ini adalah penuhnya motif bunga pada kain tersebut. Kain batik pagi-sore, yaitu kain batik yang terbagi dua oleh dua motif yang bertemu di bagian tengah kain secara diagonal. Dengan kain pagi-sore, efisiensi pemakaian menjadi salah satu tujuan karena selembar kain bisa dipakai untuk dua kesempatan dengan motif berbeda. Warna yang lebih gelap biasanya dipakai di bagian luar untuk pagi dan siang hari, sementara bagian yang berwarna pastel dipakai pada acara malam hari.

Hampir semua batik Jawa Hokokai memakai latar belakang (isen-isen) yang sangat detail seperti motif parang dan kawung di bagian tengah dan tepiannya masih diisi lagi dengan misalnya motif bunga padi.

Kupu-kupu merupakan salah satu motif hias yang menonjol selain bunga. Meskipun kupu-kupu tidak memiliki arti khusus untuk masyarakat Jepang, tetapi orang Jepang sangat menyukai kupu-kupu. Namun, kupu-kupu dianggap bukan merupakan pengaruh Jepang, melainkan pengaruh dari juragan Cina yang membuat batik di bengkel mereka. Untuk orang Cina, terutama yang berada di Indonesia, kupu-kupu merupakan lambang cinta abadi seperti dalam cerita Sampek Engtay.

Motif dominan lainnya adalah bunga. Yang paling sering muncul adalah bunga sakura (cherry) dan krisan, meskipun juga ada motif bunga mawar, lili, atau yang sesekali muncul yaitu anggrek dan teratai.

Meskipun namanya berbau Jepang dan muncul pada masa pendudukan Jepang, tetapi batik Hokokai tidak diproduksi untuk keperluan Jepang melainkan untuk orang-orang Indonesia sendiri. Batik-batik itu awalnya dipesan oleh orang dari lembaga Jawa Hokokai untuk orang-orang Indonesia yang dianggap berjasa dalam propaganda Jepang.

Kemudian batik seperti ini menjadi mode dan banyak orang Indonesia kaya yang ikut membeli batik dengan ciri tersebut. Batik memang bukan asli seni membuat ragam hias khas Indonesia, tetapi sejarah dan perkembangan batik menunjukkan bahwa batik Indonesia masih yang terbaik. SOLD OUT


Woman's Hip Wrapper (Kain Panjang) Hokokai
Circa : 1943
Size : 123 x 245 cm

Nampan GREEN SPOT

Author: Kedai Barang Antik / Labels:




Nampan Reklame GREENSPOT

Ini merek top. Logo desainnya kuat, sangat mudah diingat banyak orang.Anda yang lahir sebelum tahun 70-an, pasti tidak asing dengan merek minuman ringan Green Spot dengan aroma jeruk ini.

Secara visual ilustrasi reklame bergaya vintage cukup sukses sebagai daya pikat. Tapi, sungguh, ketika pertama melihatnya seperti terlempar ke masa silam….Kesan pada masa lampau inilah yang banyak membuat orang dibuat tersenyum oleh nostalgia.

Nampan reklame souvenir Green Spot ini mempunyai ukuran diameter 33 centimeter yang tampaknya sudah lama ada pada pertengahan 1970-an. Kalau anda belum pernah menjumpai produk ini, susah untuk membayangkan rasanya.

Yang pasti minuman menyegarkan dan menebar aroma jeruk — citarasa berbau tahun 70-80 an. Rasa rakyat, kata yang sinis. Rasa kampung, kata yang (sok) kota. Sudah jarang khan melihat nampan kaleng minuman "GREEN SPOT " lama yang semacam ini ?? SOLD OUT

Botol Minuman GREENSPOT

Author: Kedai Barang Antik / Labels:




Rasa Tempo Doeloe : GREENSPOT

Biasanya minuman dengan aroma jeruk Green Spot dijajakan di warung-warung, stasiun, terminal bahkan di gedung bioskop. Ingat Green Spot jadi teringat orang tua pada jaman dulu yang suka sekali minuman ringan ini.

Green Spot hampir sama dengan minuman Lemonade. Bedanya, Green Spot rasa jeruk sedangkan Lemonade rasa lemon. Rasa Green Spot sangat menyegarkan walaupun tidak bersoda, minuman atas lisensi Green Spot International (AS) lebih enak diminum dalam keadaan dingin.

Barangkali tidak ada orang-orang Indonesia yang waktu itu masih berusia remaja yang tidak mengenal minuman Green Spot ini. Botol Green Spot ini jika diperhatikan merupakan desain botol model lama mempunyai ukuran T.17 cm x Diameter 6 cm dan jadi primadona pada era 70-80 an.

Mungkin sebagian dari anda yang masih muda-muda agak awam dengan merek ini. Tapi sekarang mungkin kalau dengar istilah-istilah tersebut diatas jadi ngerti ya. Berminat memilikinya ?? SOLD OUT

Kaca Patri Kolonial

Author: Kedai Barang Antik / Labels:





Kaca Patri Art Deco

Kesan kuno diperdalam dengan kaca patri motif lawas yang mempesona, yang pada masa itu menghias bangunan-bangunan megah milik penguasa jajahan.

Kaca patri warisan Arsitektural Indies ini mempunyai ukuran P.39,5 cm x L.30,5 cm ini memberi gairah baru pada suasana tempo doeloe.

Indonesia merupakan bekas jajahan Belanda selama lebih dari tiga ratus tahun. Hal ini tentu saja sangat berpengaruh terhadap gaya arsitektur di Indonesia, jendela kaca patri motif geometris merupakan bentuk seni kaca yang berasal dari Eropa khas arsitektur abad ke-19.

Bagi kalangan pecinta koleksi peninggalan Dutch East Indies, atau mereka yang mampu mengapresiasi keindahan arsitektural tempo doeloe, koleksi kaca patri sungguh mempesona. Kita bukan hanya menikmati aspek estetika melainkan juga nilai arkeologisnya. Tertarik ?? SOLD OUT

Lampu Kolonial

Author: Kedai Barang Antik / Labels:





Lampu Kolonial Kap Putih

Dengan kelangkaan minyak tanah seperti sekarang ini, lampu kolonial jadi barang antik dan tak bercahaya lagi. Tapi lampu minyak kolonial (sudah diganti ke listrik) kuno dengan ukuran tinggi 43 cm dan kap diameter 18 cm ini justru bisa jadi pajangan yang antik bernilai seni tinggi. Di bagian luar, bila malam tiba anda bisa menambahkan lampu kolonial ini sebagai sumber penerangan.

Maka jadilah halaman teras atau kebun ini tempat ngobrol dan bersantai yang nyaman, bernuansa kampung masa silam. Nuansa nostalgia pun terasa begitu kuat, memberi gairah baru pada suasana tempo doeloe. Makin unik makin menarik. Jika anda berminat dengan koleksi ini, bisa menghubungi saya di e-mail : kedaibarangantik@gmail.com SOLD OUT

GreenSpot Ice Box

Author: Kedai Barang Antik / Labels:











GreenSpot Ice Box

Selain Coke dan F&N, merek klasik lainnya adalah GreenSpot - minuman yang dulu ngetop saat Koes Plus popular di masa itu. Banyak diantara kita, terutama yang berusia di atas 40 tahunan akan terkenang dengan minuman ini.

Sebuah Greenspot Ice Box yang mempunyai ukuran P.46 cm x L.35 cm x T.36,5 cm bernuansa masa lampau itu kini terbilang langka dan susah ditemukan. Anda dapat mengaplikasikannya di tempat-tempat favorit, terlebih pada rumah tinggal anda.

Di era modern seperti saat ini, rasanya agak sulit untuk menemukan pernik tempo dulu. Kini juga berkembang gaya elektik. Gaya yang mencoba mengangkat kembali unsur-unsur antik dari masa silam. Jika anda berminat dengan koleksi ini, bisa menghubungi saya di e-mail : kedaibarangantik@gmail.com SOLD OUT

Radio TJAWANG

Author: Kedai Barang Antik / Labels:



Radio Transistor Tjawang

Radio Tjawang ?? Betul, itu cikal bakalnya National Gobel. Yang sekarang namanya Panasonic Gobel...Di Indonesia sendiri, Panasonic memiliki sejarah yang sangat panjang dan melekat di hati semua rakyat Indonesia.

Dimulai dengan kehadiran radio Tjawang oleh almarhum Drs H Thayeb Moh Gobel pada tahun 1954, yang mana beliau terinspirasi oleh semangat nasionalisme untuk membuat sebuah alat komunikasi bagi sebuah negara baru, Indonesia.

Beliau mendirikan PT Transistor Radio Manufacturing di Cawang, Jakarta, yang menjadi pelopor dari pabrik transistor radio yang disebut dengan Tjawang. Saat itu merupakan revolusi terhadap radio yang masih menggunakan tabung hampa karena memperkecil ukuran fisik lebih dari sepersepuluhnya.

Tertarik memilikinya ?? Jika anda berminat dengan koleksi ini, bisa menghubungi saya di e-mail : kedaibarangantik@gmail.com SOLD OUT

Stoples Hamburg Biru

Author: Kedai Barang Antik / Labels:




Toples Warna Biru

Jika anda adalah orang yang suka barang antik, dekorasi interior tempo doeloe mungkin tepat untuk anda. Tak ketinggalan, tempat kuenya berupa "lodhong" (istilah dalam bahasa Jawa untuk stoples kaca).

Toples antik warna biru "HERM.EYE - HAMBURG" jenis ini yang mempunyai ukuran T.16 cm x Diameter 10 cm tentu saja sudah jarang kita temui.

Dari segi tampilan, benda lawas kental dengan warna warna mempesona, toples antik bukan hanya tempat untuk menyimpan makanan, tapi lebih ingin untuk bernostalgia dengan masa lalunya. Tertarik memilikinya ?? SOLD OUT

Lampu Gantung Enamel

Author: Kedai Barang Antik / Labels:





Lampu Caping Enamel

Fungsinya pun tak hanya untuk penerang, namun sebagai aksesori atau pajangan ruangan. Lampu gantung enamel warna hijau dan putih ini tampilan jadi lebih prestige, karena kuat dan tahan terhadap segala kondisi cuaca.

Lampu caping enamel dengan ukuran diameter 25,5 cm dan panjang rantai lawas 70 cm ini merupakan barang langka, bagi anda penghobi pernik dekorasi enamel kuno ini bisa menjadi pilihan salah satu koleksi anda. Jika anda berminat dengan koleksi ini, bisa menghubungi saya di e-mail : kedaibarangantik@gmail.com