Lemari Nakas Antik

Author: Kedai Barang Antik / Labels:











Sentuhan Lemari Kolonial Sebagai Interior...

Koleksi ini memiliki latar belakang historis yang dipengaruhi oleh budaya Eropa masa lampau. Desain lemari nakas ini banyak menggunakan bahan-bahan material mahal untuk memenuhi selera dan kebutuhan konsumen menengah ke atas.

Lemari nakas buatan sekitar awal tahun 1920-an ini masih tampak kokoh dan mantap, bernuansa masa lampau yang mempunyai ukuran P.38 cm x L.38 cm x T.75 cm (marmer : 40 cm x 40 cm) itu kini terbilang langka dan susah ditemukan.

Perabotan furniture masa lampau yang pernah menjadi ikon zaman tetap masih digemari. Anda dapat mengaplikasikannya di tempat-tempat favorit, terlebih pada rumah tinggal anda.

Dengan model yang berkembang pada masa kolonial, menimbulkan suasana nyaman dan romantik membuat lemari nakas ini menarik hati bagi siapa saja yang melihatnya. Mau ?? SOLD OUT

Timbangan Kantor Pos

Author: Kedai Barang Antik / Labels:








Perjalanan Panjang Timbangan Kantor Pos...

Memiliki koleksi yang telah lalu dan berusia cukup lama, misalnya, 90 tahun lebih, merupakan sebuah keuntungan tersendiri.

Namun jika merunut sejarahnya, koleksi timbangan surat ini muncul saat nusantara sedang dalam masa penjajahan kolonial Belanda.

Tak sekedar pajangan, timbangan surat antik yang mempunyai ukuran P.18 cm x L.11 cm x T.26 cm ini menyimpan banyak cerita tentang budaya dan bagian dari kronologi perkembangan surat menyurat pada masa kolonial di Indonesia. Berminat memilikinya ?

Kursi Pustaka Art Nouveau

Author: Kedai Barang Antik / Labels:










Perpustakaan Pribadi di Rumah...

Ada yang istimewa dengan sebuah kursi pustaka corak Art Nouveau berukuran P.160 cm x L.57 cm x T.200 cm ini hiasan dengan gaya bentuk sulur-suluran.

Motif ini merupakan contoh hasil stilasi dari unsur alam yang berupa relung-relung tanaman seperti pakis atau paku-pakuan.

Dengan falsafah keseimbangan antara seni dan alam kekayaan sekitarnya, art nouveau menggoreskan garis dan pola rancangan yang mengalir alami.

Sulur-sulur mengular, lengkungan, garis-garis organik yang tegas, kompoisisi asimetrik serta pola yang berkelak-kelok pun menjadi ciri khas penandaa gaya ini.

Memiliki perpustakaan pribadi adalah hal yang sangat menyenangkan. Anda bisa menaruh dan mengkoleksi buku-buku tersebut dan tentunya terlihat rapi apabila ditata dengan benar.

Buatlah perpustakaan tersebut menjadi nyaman. Letakkan pula meja kecil di depan untuk menaruh teh atau kopi. Membaca buku sambil menikmati teh hangat tentu membuat atmosfer membaca lebih asyik. Perpustakaan pribadi ini bisa menjadi salah satu tempat menghabiskan waktu yang nyaman.  SOLD OUT

Standing Pot Semarangan

Author: Kedai Barang Antik / Labels:









Perabotan Masa Lampau Tak Lekang Oleh Zaman....

Banyak diantara kita, terutama yang berusia di atas 40 tahunan akan terkenang dengan standing pot kayu jati khas Semarangan ini. Meski dianggap kuno dan ketinggalan zaman, namun pesonanya tetap memikat.

Seberapapun kecil rumah yang ditempati, jika ditata dengan apik akan memberikan rasa nyaman kepada para penghuninya. Dengan penempatan yang pas, standing pot antik ukuran P.103 cm x L.32 cm x T.74 cm ini bisa tampil prima di tengah ruangan anda.

Selain ergonomis, desain standing pot ini mempunyai keindahan yang tidak lekang oleh perkembangan jaman, menampakkan ketepatan dalam perbandingan ukuran  dan keseimbangan.

Untuk menciptakan keawetan, material furniture dibuat dari kayu solid. Sifat dan kelebihan material kayu diolah dengan keahlian yang sempurna, adalah wujud yang terlihat selain kejujuran konstruksi, kekuatan garis, dan proporsi volume. Inilah karakteristik desain furniture dari era Dutch East Indies. Berminat memilikinya ? SOLD OUT

Tegel Motif Klasik

Author: Kedai Barang Antik / Labels:





Tegel Ubin Klasik : Dari Bekas Jadi Berkelas...

Tegel bongkaran rumah kolonial dengan desain motif klasik dan bahan pewarna yang diimpor langsung dari negeri Belanda ini merupakan simbol kemewahan masa lalu dan kini.

Ubin antik eks bongkaran salah satu bangunan hotel kolonial yang memilih materialnya dengan selektif dan berkelas. Bahkan sampai detail dengan bentuk-bentuk geometris yang dapat disusun membentuk aksen dekoratif.

Sayang berburu tegel semacam itu, bukanlah perkara mudah. Tak banyak yang tersisa dari ubin kuno ini. Dengan ukuran yang sangat jarang ditemui, yaitu 14 cm x 14 (1 tegel) dengan ketebalan 1,5 cm. Stock cuma ada 20 pcs, aplikasi pemasangannya empat persegi memanjang.

Ornamen dan motif di permukaan tegel, tak hanya dianggap klasik namun sekaligus memiliki citarasa seni. Gradasi warnanya berbeda dengan warna mengkilap pada ubin keramik modern. Selain itu, struktur tegel pun lebih kuat dan tak mudah pecah.

Kalau Anda punya daya khayal abstraksi ruang yang di atas rata-rata, dijamin akan menemukan sebuah gambaran dimensi yang hampir 100% berbeda dibanding hanya 1 tegel. Trust me, this is no mistic or magic. Just marvelous design. Berminat memilikinya ? SOLD OUT

Kapstok Wastafel

Author: Kedai Barang Antik / Labels:








Kapstok Gaya Art Nouveau...

Ada yang istimewa dengan koleksi sebuah kapstok era kolonial ini. Langgam gaya Indies sebagai perpaduan budaya Belanda dan Jawa juga terjalin dalam ornamen Art Nouveau. Usia dan desain antiknya, menjadi daya pikat tersendiri.

Elemen-elemen keramik bergaya vernakular Belanda yang banyak digunakan dalam arsitektur kolonial Hindia Belanda antara tahun 1900 sampai tahun 1920-an. Konsep bangunan modern kolonial dengan interior klasik ternyata masih tetap menjadi alternatif desain yang tak lekang dimakan waktu.

Kini, setelah kapstok wastafel berukuran P.58 cm x L.46 cm semacam ini tidak lagi diproduksi, justru banyak orang memburunya. Kesan pada masa lampau inilah yang banyak membuat orang dibuat tersenyum oleh nostalgia. Tertarik memilikinya ? SOLD OUT

Lemari Pustaka Antik

Author: Kedai Barang Antik / Labels:











Lemari Pustaka Kuno yang Terserak...

Pengertian mebel atau furniture merupakan fasilitas atau sarana bagi berbagai kegiatan manusia dalam sebuah ruangan. Kata mebel berasal dari kata Meubel (bahasa Belanda), sedangkan dalam bahasa Inggris dikenal istilah Furniture.

Salah satu kelebihan lemari pustaka ini terletak pada originalitasnya. Sebuah lemari dinding menggunakan material tradisional dan metode pertukangan (craftmanship), dengan bidang kayu jati lebar, kokoh, tua dan cukup berat. Nuansa nostalgia pun terasa begitu kuat.

Anda bisa memanfaatkan sudut kosong di ruang tamu, ruang keluarga, atau ruang kerja cocok untuk dijadikan perpustakaan kecil. Naluri membaca saya langsung muncul ketika melihat lemari pustaka ini, meski sekadar melihat-lihat dan membuka-buka.

Memiliki lemari pustaka yang telah lalu dan berusia cukup lama 75 tahun lebih, merupakan sebuah keuntungan tersendiri. Sebagai manifestasi dari nilai-nilai budaya yang berlaku pada zaman itu ditampilkan lewat kualitas bahan dan detail tekstur pengerjaannya. Kunci lemari terbuat dari kuningan dengan ornamen yang memukau. Mempunyai keunikan yang tak tergantikan.

Walau dari teakwood lama,lemari pustaka berukuran P.95 cm x L.23 cm x T.102 cm ini masih cantik untuk ditampilkan, bahkan memberi nilai estetika pada ruangan. Anda akan merasakan nuansa masa lalu yang unik di dalamnya. Berminat ? SOLD OUT