Kita bukan hanya menikmati aspek estetika melainkan juga nilai arkeologisnya. Bagi para penyuka pernak-pernik Rijsttafel masa Hindia Belanda, perabot ini bisa jadi salah satu "buruan" koleksi.
Dari segi tampilan, pernik masa Hindia Belanda kental dengan desain yang unik dan berkarakter. Meski berusia hampir 100 tahun, kualitasnya masih sangat terjaga.
Jika dicermati corak tekstur dan desain ornamen bergaya Indische Empire Stijl namun kaya akan unsur dekoratif, merupakan ciri khas produk Eropa masa lampau dengan nilai-nilai budaya yang berlaku pada zaman itu.
Tampilannya yang menarik dan tampak berumur menjadikannya barang collectible, karena sulit dicari.
Solingen - Germany tergolong merk yang memiliki reputasi baik dan sulit dicari.
Secara kaitan sosial desain detail ornamen dapat dikatakan sebagai gaya Eropa masa lampau. Tentu barang lama yang secara kualitas jelas tidak diproduksi sembarangan.
Nyatanya gunting penjepit es batu ini masih kokoh dan bertahan lama, melintasi pergantian rezim dan abad.
Detail ornamen yang memukau bergaya Indische ini cukup sukses sebagai daya pikat.
Koleksi ini sekaligus bisa menjadi elemen dekoratif. Kehadirannya akan memeriahkan meja tamu atau meja makan anda.
Dalam foto tersebut kita bisa melihat lagi bagaimana situasi masa lalu, untuk giat menjaga dan melestarikan pernik-pernik dari masa lalu.
Eksotika Kristal Bergaya Kolonial...
Mungkin tidak banyak diantara kita yang megakrabi istilah Rijsttafel. Kata yang secara literer diterjemahkan rice table, kurang lebih artinya adalah hidangan yang dimakan bersama nasi.
Di kawasan Eropa, Rijsttafel terkenal sebagai gaya penyajian dari Indonesia. Namun jika merunut sejarahnya, gaya penyajian ini muncul saat nusantara sedang dalam masa penjajahan kolonial Belanda.
Koleksi perabotan Rijsttafel ini biasanya dimiliki rumah tangga Eropa, bangsawan lokal maupun rumah tangga-rumah tangga kaya lainnya di Hindia Belanda. Tetapi tidak semua keluarga Eropa, bangsawan maupun kaya lainnya memiliki koleksi ini.
Walaupun hampir punah namun mempunyai keunikan yang tak tergantikan. Mempunyai ukuran T.15,5 cm x diameter 12 cm dan sendok penjepit P.19,5 cm.
Karena itu jangan ragu untuk memadukan koleksi ini dengan peralatan keramik atau pajangan kristal yang sudah anda miliki. Berminat ?
Dari segi tampilan, pernik masa Hindia Belanda kental dengan desain yang unik dan berkarakter. Meski berusia hampir 100 tahun, kualitasnya masih sangat terjaga.
Jika dicermati corak tekstur dan desain ornamen bergaya Indische Empire Stijl namun kaya akan unsur dekoratif, merupakan ciri khas produk Eropa masa lampau dengan nilai-nilai budaya yang berlaku pada zaman itu.
Tampilannya yang menarik dan tampak berumur menjadikannya barang collectible, karena sulit dicari.
Solingen - Germany tergolong merk yang memiliki reputasi baik dan sulit dicari.
Secara kaitan sosial desain detail ornamen dapat dikatakan sebagai gaya Eropa masa lampau. Tentu barang lama yang secara kualitas jelas tidak diproduksi sembarangan.
Nyatanya gunting penjepit es batu ini masih kokoh dan bertahan lama, melintasi pergantian rezim dan abad.
Detail ornamen yang memukau bergaya Indische ini cukup sukses sebagai daya pikat.
Koleksi ini sekaligus bisa menjadi elemen dekoratif. Kehadirannya akan memeriahkan meja tamu atau meja makan anda.
Dalam foto tersebut kita bisa melihat lagi bagaimana situasi masa lalu, untuk giat menjaga dan melestarikan pernik-pernik dari masa lalu.
Eksotika Kristal Bergaya Kolonial...
Mungkin tidak banyak diantara kita yang megakrabi istilah Rijsttafel. Kata yang secara literer diterjemahkan rice table, kurang lebih artinya adalah hidangan yang dimakan bersama nasi.
Di kawasan Eropa, Rijsttafel terkenal sebagai gaya penyajian dari Indonesia. Namun jika merunut sejarahnya, gaya penyajian ini muncul saat nusantara sedang dalam masa penjajahan kolonial Belanda.
Koleksi perabotan Rijsttafel ini biasanya dimiliki rumah tangga Eropa, bangsawan lokal maupun rumah tangga-rumah tangga kaya lainnya di Hindia Belanda. Tetapi tidak semua keluarga Eropa, bangsawan maupun kaya lainnya memiliki koleksi ini.
Walaupun hampir punah namun mempunyai keunikan yang tak tergantikan. Mempunyai ukuran T.15,5 cm x diameter 12 cm dan sendok penjepit P.19,5 cm.
Karena itu jangan ragu untuk memadukan koleksi ini dengan peralatan keramik atau pajangan kristal yang sudah anda miliki. Berminat ?

